DIMAS HAJI HUSEN SANG AHLI PENGOBATAN DARI KOTA BERAS "
DELANGGU "
SEJARAH AWAL
MB-Klaten
Seorang tenaga medis bernama H. Mad Husen, lahir di kota
Bogor. Pada tanggal 05 oktober 1944. Tepatnya di desa Seuseupan, kecamatan
Ciawi,kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat. Beliau bertugas di Rumah Sakit
Jiwa, Kentingan,Surakarta.Pada tahun 2000, suami dari Dadi Miyati ini pensiun
sampai golongan III D saat menjabat Kasie Perawatan IV.Ayah dari 3 putra
bernama: Haryadi, SE; Siti Nurjanah, SH; Muhammad Hajiono, SE memulai praktek mengobati masyarakat sejak
1976. Pak mantri sebutan beliau sehari-hari, dikalangan masyarakat umum pada
waktu itu sangat membantu dalam pengobatan seperti: bibit kuning (sakit liver),
adem panas, tekanan darah tinggi, gatal-gatal.Kakek dari sepuluh cucu ini
berdomisili di dusun Butuhan Rt./Rw.:01/04, desa Butuhan, kecamatan Delanggu,
kabupaten Klaten, provinsi Jawa Tengah. Sejak awal, praktek pengobatan ini
dengan metode modern dan tradisional. Metode modern adalah melalui alat-alat
kedokteran yang lazim digunakan semisal alat suntik, infus, dan juga
obat-obatan berasal dari apotik. Lain halnya dengan metode tradisional, alat
bantu yang digunakan dan makanan pengganti semisal herbal dapat diperoleh dari
alam. Metode pengobatan alternatif ini dinamakan " Reflexy Therapyzone
"
Sebelum diuraikan, terlebih dahulu. Media bhayangkara
menginformasikan bahwa Dimas Haji Husen adalah Muhammad Hajiono, SE adalah
generasi kedua dari ayahnya. Suami dari Samini, S.Pd ini mengatakan, "
Alhamdulillah, ayah walaupun sudah usia 71 tahun masih sehat dan semangat siap
melayani pasien yang datang untuk berobat di rumah ".
METODE MODERN DAN METODE TRADISIONAL
Dunia kedokteran dengan dunia tradisional secara metode
sangat berbeda, namun tujuannya sama yaitu agar pasien mendapatkan kesembuhan.
Dengan obat-obatan kimia yang mengklaim paling bagus, tak kalah penting
obat-obatan herbalpun saat ini banyak peminat. Bagi pengobat yang mengutamakan
kesembuhan bagi pasiennya, cara-cara yang besar resiko akan dihindari. Kita
mengusahakan yang terbaik untuk pasien tidak dapat ditentukan oleh hasil yang
pasti didapat semisal dalam operasi pengangkatan kanker. Disini pengobat
berperan sebagai perantara dan tentu hanya Tuhan yang dapat menyembuhkan.
Metode pengobatan alternatif " Terapi-Zona " adalah kata-kata dari
bahasa Inggris yaitu " Zone Therapy " suatu judul dari buku
pengobatan tradisional, karya Dr.Wm.H. Fitzgerald seorang alumnus Universitas
Vermont; anggota Staf pada Rumah Sakit Pusat London untuk hidung dan tenggorok.
Ia menunjukkan kepada dunia kedokteran, bahwa pada perawatan pada telapak kaki
metoda Asia khususnya Cina dapat memulihkan kembali fungsi faal yang normal
pada bagian dari zona yang dirawat / dirangsang / ditekan / dipijet.
Ditandaskan olehnya, bahwa pijatan atau pengurutan zona-zona tertentu pengaruh
yang pasti dalam memulihkan organ-organ tubuh yang kurang berfungsi. Oleh
Eunice D. Ingham dalam bukunya " Stories the Feet Can Tell "
dinyatakan bahwa didalam perkembangannya Dr. Fitzgerald membagi tubuh dalam sepuluh
zona dengan menentukan letak masing-masing organ pada suatu zona ( daerah,
wilayah ). Diterangkan lebih lanjut bahwa di Eropa pada akhir abad ke enambelas
telah diketemukan tentang peredaran darah. Suatu ilmu yang sampai saat ini
penting dalam pengolahan pengobatan tradisional pada umumnya.
KESEHATAN
Memandang seorang sebagai keseluruhan, dan merawatnya tidak
memandang pada keadaan yang khusus; akan tetapi dipertimbangkan: 1. Manusia
sebagai seutuhnya dengan melihat aspek-aspek: raga, jiwa, hidup bermasyarakatnya,
pendekatan rohani; 2. Gangguan-gangguan pada salah satu atau lebih aspek
tersebut bisa mencetuskan gangguan pada aspek yang lain, karena saling
berkaitan. Aspek tersebut mempunyai lingkup yang sangat luas; seperti nutrisi,
kepayahan, istirahat, tidur, susah, was-was, kecewa, pekerjaan, kondisi sosial
budaya, sosial ekonomi, sosial politik, kepercayaan, penghayatan agama dan
sebagainya. Semuanya berpengaruh terhadap makna sehat dan sakit. Dengan
berlandaskan uraian tadi, saya berusaha mendekatkan pengobatan tradisional
kepada dunia kedokteran, yang menitikberatkan pada metoda rasional klinik yang
menggunakan cara pemikiran-pemikiran berpijak pada anatomi, fisiologi, dan
patologi berlandaskan unsur-unsur kemanusiaan, sesuai dengan kejiwaan
pengobatan tradisional. Adapun pokok-pokok metoda rasional klinik ini, antara
lain: a] Memberikan banyak perhatian kepada keluhan-keluhan pasien, dan
menganggapnya sebagai manusia yang sungguh-sungguh minta pertolongan untuk
dibebaskan dari penyakitnya dan tidak dipandangnya sebagai barang. b] Berpikir
secara anatomik, fisiologik dan patologok melalui jalur-jalur yang telah
ditetapkan. c] Menggugah daya inkwisitif atau ingin tahu selengkapnya, untuk
memperkuat keyakinan dalam mendiagnosa. d] Mengerjakan analisa dengan penalaran
medis secara ilmiah mekanistik. e] Berusaha menemukan penyebab penyakit
berdasarkan data-data anamnestik ( riwayat penyakit ) dan pengetahuan mekanisme
terjadinya sakit. f] Selalu mengoreksi diri sendiri, apakah diagnosa yang
dibuat masih harus dikukuhkan dengan jalan pemeriksaan laboratorik dan
pemeriksaan penunjang pembuktian lainnya. Fungsi dari Reflexy Therapyzone
adalah; memperbaiki sirkulasi darah, memperbaiki koordinasi neuro humoral (
syaraf ), memperbaiki pertukaran zat ( metabolisme ) dalam tubuh,
menyeimbangkan fungsi organ-organ tubuh, memperbaiki kerjasama organ-organ
tubuh, mengendorkan seluruh sistem inhibisi ( pencegahan-penahanan ).
GANGGUAN SYARAF
Melalui Tabiod Umum Media Bhayangkara ini, Dimas Haji husen
menginformasikan sekaligus berbagi ilmu agar kita dalam menjalankan aktifitas
sehari-hari tidak ada gangguan kesehatan. Sistem syaraf di dalam tubuh manusia
terbagi dua bagian yaitu: syaraf pusat dan syaraf tepi. Syaraf pusat
berhubungan dengan kejiwaan dan pikiran manusia, bila ada gangguan tentu
berobatnya ke psikiater atau ke RSJ ( Rumah Sakit Jiwa ). Syaraf tepi
berhubungan dengan organ-organ tubuh ( fisik ). Adanya gangguan syaraf tepi ini
paling banyak dikeluhkan oleh penderita sebagaimana team Media Bhayangkara
telah bertamu ke salah satu pasien dari Dimas Haji Husen yaitu Wagiyo Marno
Tinoyo. Beliau adalah seorang pedagang berbagai macam burung di pasar,
beralamat di dusun Dangsri rt./rw.: 002/003, desa Sawahan, kecamatan Juwiring,
kabupaten Klaten, provinsi Jawa Tengah. Lahir di Klaten, 31 Desember 1960.
Dengan wawancara langsung, pemilik nomer handphone 085.741.072.629 ini
mengatakan, " telapak kaki kalau buat jalan sakitnya, seperti kebakar dan
cepet capek. Saya menderita seperti ini sudah lebih dari 5 tahun. Alhamdulillah
secara berkala berobat ke mas Dimas, dipake jalan terasa ringan dan bisa
berjualan seperti biasa". Kasus pasien bapak Wagiyo Marno Tinoyo ini
berhubungan dengan tekanan darah rendah. Edisi Tahun ke I/15, 05-20 September
2015 di halaman 5 kolom bawah sudah dibahas " Manfaat Air Putih ",
perlu Dimas tambahkan dalam tubuh manusia agar senantiasa sehat dibutuhkan
minimal dalam 24 jam sebanyak 2 liter air putih ( tawar/hangat ), tentu
dikondisikan asupan gizi yang seimbang diperoleh dari makanan/minuman yang
terkenal " 4 sehat, 5 sempurna ". Banyak makanan dan minuman yang
enak belum tentu menyehatkan karena beberapa faktor seperti: terkandung zat
pewarna, zat pengawet, zat perasa buatan dan lain-lain.
Apakah Anda ada yang berharap kepingin sehat terus ? Tentu
"YA", menjaga kesehatan tidak harus dengan biaya yang mahal bukan?
Lebih baik mencegah, daripada mengobati. Olah raga ringan, berjemur dipagi
hari, mencukupi asupan gizi 4 sehat 5 sempurna, sebelum aktifitas sarapan dulu,
berpikir positif, menghindari polusi asap termasuk rokok, menjaga kebersihan
dan sebagainya adalah perjuangan dalam mengkondisikan hidup sehat. Semoga
kedepan semakin sehat, dengan kesehatan aktifitas tidak terganggu, mencari
penghidupan lancar, dan berjaya. Amin. [team]
DIMAS HAJI HUSEN_# REFLEXY THERAPYZONE #
Alamat Praktek:
~ BUTUHAN, RT/RW.001/004, BUTUHAN, DELANGGU, KLATEN, JAWA HP: 081.225.911.296 / 085.743.918.269 /
081.393.242.316
~ BB: 791448A0 TENGAH

Tidak ada komentar:
Posting Komentar